Peran Sistem Informasi Dalam Dunia
Bisnis
Foundations of Information Systems in Business
Mengapa mempelajari Sistem Informasi dan Teknologi Informasi ?
• SI & TI telah menjadi komponen yang sangat penting bagi keberhasilan
bisnis dan organisasi
• TI termasuk SI berbasis Internet yang dapat membantu segala jenis bisnis
meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis, pengambilan keputusan
manajerial, dan kerjasama kelompok kerja, hingga memperkuat posisi kompetitif
dalam pasar yang cepat sekali berubah
• TI & SI berbasis internet digunakan mendukung tim pengembangan
produk, proses dukungan untuk pelanggan, transaksi e-commerce, atau dalam
aktifitas bisnis lainnya.
Apa yang dimaksud dengan Sistem Informasi ?
• Rangkaian orang, prosedur, dan sumber daya yang mengumpulkan, mengubah,
dan menyebarkan informasi dalam suatu organisasi
• Sebuah sistem yang menerima sumber daya data sebagai input dan
memprosesnya ke dalam produk informasi sebagai outputnya
Apa yang dimaksud dengan Sistem Informasi ?
Input of
Data
Resources
Processing
Data
Output of
Information
Products
Pengawasan Kegiatan Sistem
Storage of Data Resources/Penyimpanan
1. Teknologi Informasi
• Terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, komunikasi, manajemen
database, dan teknologi pengolahan informasi lainnya yang dipergunakan dalam
suatu sistem informasi yang berbasiskan komputer
• Interaksi yang dinamis dari sistem informasi berbasis komputer dengan
telekomunikasi sebagai tulang punggungnya.
Teknologi Informasi :
• Teknologi Hardware komputer, termasuk mikrokomputer, server berukuran
menengah, dan sistem mainframe besar, serta alat-alat input, output dan media
penyimpanan yang mendukung
• Teknologi Software komputer, termasuk software sistem operasi, pencari
Web, alat pembuat software, dan software aplikasi untuk bisnis seperti untuk
manajemen hubungan pelanggan dan manajemen rantai pasokan
• Teknologi jaringan komunikasi, termasuk media telekomunikasi, prosesor,
dan software yang dibutuhkan untuk menyediakan akses kabel dan nirkabel, serta
dukungan untuk jaringan internet dan jaringan pribadi berbasis Internet,
seperti Intranet dan ekstranet
• Teknologi Manajemen Sumber Daya, termasuk software sistem manajemen
database untuk mengembangkan, mengakses dan memelihara database organisasi
Kerangka Kerja Sistem Informasi bagi para
2. Profesional Bisnis
Lima area pengetahuan yang perlu bagi pemakai (end user) dalam rangka
memahami sistim informasi adalah:
• Konsep dasar. Pemakai harus terbiasa dengan
komponen dan jenis sistim informasi yang ada. Tetapi mereka juga harus
terbiasa dengan teori tentang sistem secara umum dan teori tentang pengolahan
informasi ( mesin dan manusia).
• Teknologi Informasi.Pemakai perlu memahami teknologi, tepatnya,
teknologi informasi mengenai perangkat keras,perangkat
lunak,telekomunikasi,database management, dan bagaimana semua unsur-unsur ini
berinteraksi dalam suatu proses secara dinamis dalam perubahan yang
terjadi dengan sangat cepat, pengembangan, dan cara yang baru dalam melakukan
bisnis
3. Aplikasi Bisnis.
Bagaimana sistim informasi diimplementasi-kan dalam kegiatan bisnis dengan
permasalahan yang lebih kompleks dibandingkan yang terlihat . Pemakai yang
terlatih mempelajari kedua-duanya, baik tentang bagaimana cara
menggunakan sistim informasi untuk membantu memecahkan permasalahan yang ada
dan juga untuk mulai menggunakan (aplikasi bisnis bergerak dibidang apa??)
4. Proses Pengembangan.
Pemakai Sistem Informasi harus mengetahui konsep dasar tentang pemecahan
masalah dan pengembangan. Di sini kamu perlu menjadi terbiasa dengan metodologi
pendekatan sistem , daur hidup pengembangan sistem, dan membuat prototip
(mengembangkan sistem yang lama ke yang baru)
5. Mengelola tantangan.
Bagaimana para manajer menggunakan sumber daya Sistem Informasi sebagai suatu
kunci untuk berhubungan dengan pemakai. Terlebih lagi, pengetahuan tentang
manajemen perlu dikuasai oleh masing-masing pemakai , karena IT menuntut
pemakai akhir dapat membuat keputusan yang mandiri dalam mendukung pencapaian
sasaran perusahaan secara keseluruhan (mengetahui target keinginan pasar)
6. Peran Utama/ Dasar Sistem Informasi
• Mendukung Operasi Bisnis . Mulai dari akuntansi sampai dengan
penelusuran pesanan pelanggan, sistim informasi menyediakan dukungan bagi
manajemen dalam operasi/kegiatan bisnis sehari-hari. Ketika tanggapan/respon
yang cepat menjadi penting, maka kemampuan Sistim Informasi untuk dapat
mengumpulkan dan mengintegrasikan informasi keberbagai fungsi bisnis menjadi
kritis/penting .
• Mendukung Pengambilan Keputusan Managerial. Sistim informasi dapat
mengkombinasikan informasi untuk membantu manager menjalankan menjalankan
bisnis dengan lebih baik, informasi yang sama dapat membantu para manajer
mengidentifikasikan kecenderungan dan untuk mengevaluasi hasil dari keputusan
sebelumnya. Sistem Informasi akan membantu para manajer membuat keputusan yang
lebih baik, lebih cepat, dan lebih bermakna.
• Mendukung Keunggulan Strategis. Sistim informasi yang dirancang untuk
membantu pencapaian sasaran strategis perusahaan dapat men-ciptakan
keunggulan bersaing di pasar
Peranan sistem informasi
• Meningkatkan pelayanan secara global/menyeluruh antara lain
Mampu meningkatkan persaingan bisnis secara global (melakukan pengelolaan dan
pengawasan pasar global= 1. pengawasan tingkat pelayanan dan tingkat biaya,
pelayanan penyebaran informasi dengan menggunakan global network. 2.
perencanaan strategi peruahaan dan kebijakan (mengetahui selera konsumen,
peluang pasar di tempat lain. 3. pengambilan keputusan untuk pengembangan
produk dan ekspansi (dgn adanya strategi perusahaan maka akan bisa
mengembangkan produk dan mapu bersaing di pasar global dan terbetnuk kelompok
kerja yang meluas dn membentuk sistem delivery yang luas)
o mampu bersaing di pasar global = (terjadinya perdagangan bebas,
mengetahui peluang pasar, pemanfaatan internet.
o membentuk kelompok kerja yang luas = ( merger dengan perusahaan lain,
perusahan pusat dengan cabang)
o membentuk sistem delivery yang meluas = ( adanya perwakilan2 delibvery
disetiap cabang, dibentuk pelaksanaan transaksi melalui internet)
Melakukan perubahan ekonomi industri (menyediakan informasi dan pengetahuan
berbasis ekonomis = mengetahui daya beli masyarakat, mengetahui informasi
seperti kurs valuta asing sehingga memudahkan pengambilan keputusan dalam hal
pembelian bahan baku, jumlah produksi, tingkat keamanan suatu negara
mempengaruhi daya beli masyarakat, bencana alam juga mempengaruhi tingkat
pembelian masyarakat sehingga mempengaruhi exprot kita
o meningkatkan produktivitas = ( perencanaan jadwal kerja, perencanaan
jumlah produksi, mengurangi waktu menganggur)
o meningkatkan produk dan pelayanan yang inovatif dan kreatif.=
peningkatan daya saing kita lihat dari jasa informasi, mengetahui selera
masyarakat, meningkatkan kepuasan pelanggan.
Menyediakan informasi secara global (meningkatkan komunikasi dan analisis
perdagangan dalam skala global = mempersingkat proses produk, kita melakukan
analisis2 melalui SWOT pesaing, bahan baku yang sama tapi harga yang lebih
rendah akan meningkatkan penjualan ini dapat terjadi karena proses produk dapat
di persingkat
- menyediakan pelayanan selama 24 jam = internet, mobil banking, layanan
hotline
Peran e-Business dalam Bisnis
Pemanufakturan Dan produksi
Rekayasa Dan penelitian
Akuntansi Dan keuangan
Pemasok & Mitra bisnis lainnya
Manajemen Rantai Pasokan :
Pegadaan barang, distribusi, dan logistik
Manajemen Hubungan Pelanggan :
Pemasaran Penjualan Layanan Pelanggan
Konsumen dan pelanggan bisnis
Batasan Perusahaan
Intranets
The Internet
Extranets
Extranets
Perusahaan yang melakukan e-business
Internet dan teknologi serta aplikasi yang terkait membuat perubahan drastis
dalam cara orang bekerja dan mengoperasikan bisnis , dan bagaimana teknologi
informasi mendu-kung kegiatan operasi bisnis dan aktivitas kerja para pemakai .
• Bisnis dengan cepat akan berubah menjadi perusahaan e-business.
o Internet dan jaringan serupa Internet didalam perusahaan (intranets),
dan jaringan antar peru-sahaan dan mitra dagangnya (extranets) akan
menjadi infrastruktur Teknologi Informasi yang utama dalam mendukung kegiatan
operasi bisnis dari sebagian besar perusahaan.
• Perusahaan e-business bersandar pada teknologi seperti diatas karena:
o Rekayasa kembali dan revitalisasi proses bisnis internal
o Menerapkan sistem perdagangan elektronik antara perusahaan dengan
para penyalur dan pelanggan mereka.
3. Meningkatkan kerja sama antara berbagai Tim bisnis dan kelompok kerja yang
ada dalam perusahaan .
• E-Business:
o Didefinisikan sebagai penggunaan Teknologi Internet kedalam jaringan
kerja dan pemberda-yaan proses bisnis, perdagangan secara elektronik,
komunikasi dan kerja sama/kolaborasi dalam perusahaan(internal) serta dengan
pelanggannya, para penyalurnya, dan stakeholders bisnis lainnya.
7. Sejarah Peranan Sistem Informasi
Data Processing Management
Reporting Decision
Support
Strategic & End User Electronic Commerce
1950-1960
1960-1970
1970-1980
1980-1990
1990-2000
Electronic Data Processing
- TPS
Management Information Systems
Decision Suppor Systems
- Ad hoc
Reports
End User
Computing
Exec Info Sys
Expert Systems
SIS
Electronic
Business &
Commerce
-Internetworked
E-Business &
Commerce
8. Sejarah Peranan SI
• Pengolahan Data: 1950s- 1960’s:
o Sistem Pengolahan data secara elektronik. memproses Transaksi, Pencatatan,
dan aplikasi akuntansi tradisional
• Pelaporan Manajemen : 1960s- 1970’s:
o Sistem Informasi Manajemen. Menyampaikan kepada Manajemen informasi
dalam bentuk atau format tertentu, untuk mendukung pengambilan keputusan
oleh manajer.
• Dukungan Keputusan: 1970s- 1980s:
o Sistem Pendukung Keputusan. Dukungan secara interaktip dalam proses
pengambilan keputusan managerial.
• Dukungan Strategis danPemakai : 1980s- 1990’s:
o Sistem “Hitungan” bagi Pemakai. Memberi dukungan kegiatan
hitung-menghitung untuk mening-katkan produktivitas pemakai dan kerja
sama/kolaborasi atar kelompok kerja.
o Sistem Informasi Eksekutif. Menyajikan Informasi yang kritis bagi
Manajemen Puncak
o Sistem Pakar: Menyediakan Informasi atau nasihat/advice bagi pemakai
dari Sistem yang berbasiskan Knowledge/pengetahuan dari para pakar,.
o Sistim Informasi Strategis. Produk dan jasa yang strategis untuk
keunggulan bersaing
• Perdagangan Dan Bisnis Elektronik: 1990’s- 2000’s:
o Sistem Jaringan e-business dan e-commerce. Jaringan perusahaan e-business
dan e-commerce yang beroperasi secara global/mendunia dengan menggunakan
Internet, intranets, extranets, dan sistem jaringan lainnya.
Jenis-jenis Sistem Informasi
Sistem
Pemrosesan
Transaksi
Sistem
Pengendalian
proses
Sistem
Kerjasama
Perusahaan
Sistem
Pendukung
Operasi
Sistem
Informasi
Manajemen
Sistem
Pendukung
Keputusan
Sistem
Informasi
Executive
Sistem
Pendukung
Manajemen
Sistem Informasi
Dukungan
Untuk
Operasi
bisnis
Dukungan
Untuk
Pengambilan
Keputusan
Manajerial
Jenis Jenis SI
Sistim Informasi dapat dikelompokkan berdasarkan jenis dukungan yang dapat
mereka sediakan bagi suatu organisasi.
• Sistem pendukung Operasi, mengolah data yang dihasilkan atau
digunakan dalam operasi bisnis. Sistem ini menghasilkan berbagai produk
(informasi) untuk keperluan/penggunaan internal dan eksternal. Sistem Pendukung
Operasi tidak menekankan pada membuat suatu produk informasi spesifik/khusus
bagipara manajer. pada umumnya diperlukan pengolahan lebih lanjut oleh Sistem
Informasi Manajemen.
Peran Sistem pendukung Operasi pada suatu Perusahaan Bisnis adalah :
o Memproses transaksi bisnis secara efektif
2. Mengendalikan proses dalam industri/pabrik
3. Mendukung komunikasi dan kerja sama/kolaborasi dalam perusahaan
4. Memperbaharui database perusahaan.
9. Jenis – Jenis SI
Sistem Pendukung Manajemen, membantu para manajer dalam pem-buatan/pengambilan
keputusan.
Menyediakan informasi dan dukungan untuk pengambilan keputusan bagi semua
tingkatan manajer dan para profesional bisnis adalah meru-pakan suatu tugas kompleks.
Secara konseptual, beberapa jenis Sistem Informasi mendukung berbagai macam
pengambilan keputusan yang menjadi tanggung-jawab manajer.
1. Sistem informasi manajemen- menyediakan informasi dalam wujud laporan dan
tayangan/tampilan kepada para manajer dan para profesional bisnis.
2. Sistem Pendukung Keputusan- memberikan dukungan komputer secara langsung
kepada para Manajer dalam proses pengambilan atau pembuatan
keputusan .
3. Sistem Informasi Eksekutif- menyediakan informasi kritis, baik dari sumber
internal maupun eksternal dalam bentuk penampilan tayangan/display bagi para
EksekutipManajer dengan cara penggunaan yang mudah (easy-to-use).
Kategori lainnya Sistem Informasi
Sistem Pakar
Sistem Manajemen Pengetahuan
Sistem Bisnis Fungsional
Sistem Informasi Strategis
Sistem Informasi Lintas Fungsi
Kategori lainnya Sistem Informasi
• Sistem Pakar: Sistem berbasis pengetahuan (Knowledge-based) yang
menyediakan nasihat atau advice dari para ahli dibidang tertentu dan bertindak
sebagai konsultan ahli kepada para pemakai. Contoh: Penasehat Permintaan
kredit, memonitor proses, dan sistem diagnostik pemeliharaan.
• Sistem Manajemen Pengetahuan: adalah sistim informasi berbasiskan
pengetahuan (knowledge-based) yang mendukung penciptaan , organisasi, dan pendistribusian
pengetahuan bisnis kepada para karyawan dan para manajer keseluruh perusahaan.
Contoh: Intranet mengakses praktek bisnis terbaik, strategi proposal penjualan,
dan sistem penyelesaian/pemecahan masalah pelanggan.
• Sistem Bisnis Fungsional: Mendukung berbagai aplikasi managerial dan
operasional dalam mendukung fungsi bisnis dasar suatu perusahaan. Contoh:
Sistim informasi yang mendukung aplikasi akuntansi, keuangan, pemasaran,
manajemen operasi, dan manajemen sumber daya manusia.
• Sistim Informasi Strategis: adalah Sistim Informasi yang mendukung
kegiatan operasi atau Proses Manajemen yang melengkapi perusahaan dengan produk
dan jasa strategis, serta kemampuan untuk menciptakan keunggulan dalam
bersaing. Contoh: perdagangan bursa/saham secara online , mengikuti/menelusuri
pengiriman barang, dan Sistem perdagangan secara elekronik dengan memakai Web..
• Sistim Informasi lintas Fungsi : adalah Sistim Informasi yang
terintegrasi yang mengkombinasikan seluruh sistim informasi bisnis
diperusahaan, dengan begitu setiap unit kerja menggunakan sumber daya
informasi secara bersama.
Tantangan Manajerial Teknologi Informasi Pada Perusahaan E-Business
• Business Strategies
• Business Processes
• Business Needs
• Customer Relationships
• Business Partners
• Suppliers
• Business Customers
Ethical Considerations
Potential Risks?
Potential Laws?
Possible Responses?
• IS Human Resources
• IS Development
• IT Infrastructure
• IS Performance
• Organization Structure
• and Culture
• User Acceptance
• Para Manajer dan Profesional Bisnis yang prospektif (berpandangan maju)
perlu menyadari permasalahan dan peluang yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan
Teknologi Informasi dan harus belajar bagaimana cara menghadapi tantangan
Managerial tersebut secara efektif .
10. Mengelola (manage) Tantangan Pada Perusahaan E-Business
Proses Pengembangan Solusi Sistem Informasi
Proses Pengembangan Sistem Informasi
• Siklus Pengembangan Sistim informasi secara tradisional adalah
berdasarkan langkah-langkah pendekatan sistem(sistem approach) untuk memecahkan
suatu masalah:
• Penyelidikan Sistem. Langkah ini dimulai dengan proses Perencanaan
Sistim Informasi yang formal, untuk membantu menyeleksi berbagai pilihan
peluang yang ada. Secara khusus hal ini berhubungan dengan biaya untuk
pengembangan suatu Sistim Informasi, langkah ini meliputi suatu Analisa
Cost/Benefit sebagai bagian dari suatu studi kelayakan.
• Analisa Sistem. Langkah ini meliputi suatu rangkaian kegiatan analisa
kebutuhan informasi bagi pemakai (akhir), lingkungan organisasi, dan sistem
yang sekarang digunakan untuk menentukan kebutuhan fungsional pada sistem
yang baru (akan dirancang).
Proses Pengembangan Sistem Informasi
• Desain Sistem. Pada langkah ini dirancang spesifikasi perangkat keras,
perangkat lunak, orang-orang, dan sumber daya data bagi sistem tersebut.
Menentukan/merumuskan informasi yang di-harapkan akan dihasilkan oleh Sistem
yang baru nanti.
• Implementasi Sistem. Pada langkah ini organisasi mengembangkan atau
mengadakan perangkat keras dan lunak yang diperlukan untuk mengimplementasikan
sistem yang dirancang tsb. Uji coba terhadap sistem dan pelatihan bagi
orang-orang yang akan mengoperasikan dan menggunakan sistem adalah juga bagian
dari langkah ini. Akhirnya, organisasi harus melakukan kegiatan konversi
dari sistem lama kepada sistem yang baru.
• Pemeliharaan Sistem. Didalam langkah ini, manajemen melakukan suatu
proses peninjauan ulang(review) pasca implementasi, untuk memonitor,
mengevaluasi, dan melakukan modifikasi terhadap sistem yang baru tersebut jika
memang dibutuhkan
Fungsi Sistem Informasi mewakili :
• Area fungsional utama dari bisnis yang penting dalam keberhasilan
bisnis, seperti fungsi akuntansi, keuangan, manaj. Operasional, pemasaran, dan
manajemen sumber daya manusia
• Kontributor penting dalam efisiensi operasional, produktivitas, dan
moral pegawai, serta layanan dan kepuasan pelanggan
• Sumber utama informasi dan dukungan yang dibutuhkan untuk
menyebarluaskan pengambilan keputusan yang efektif oleh manajer dan praktisi
bisnis
• Bahan yang sangat penting dalam mengembangkan produk dan jasa yang
kompentitif, yang memberikan organisasi kelebihan strategis dalam pasar global
• Peluang karier yang dinamis, memuaskan, serta menantang bagi jutaan pria
dan wanita
• Komponen penting dari sumber daya, infrastruktur, dan kemampuan
perusahaan bisnis yang membentuk jaringan
Konsep Dasar :
11. Komponen Sistem Informasi
• Sistem Informasi adalah suatu kombinasi terorganisir orang-orang,
perangkat keras, perangkat lunak, jaringan komunkasi dan sumber daya data yang
dikumpulkan, diubah bentuknya (transform) dan mendistribusikan informasi dalam
suatu organisasi.
Apa itu Sistem ?
• Sistem adalah sekelompok elemen yang saling berhubungan atau
berinteraksi hingga membentuk suatu kesatuan
• Sistem adalah sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja sama
untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output
dalam proses transformasi yang teratur, sistem semacam ini sering juga disebut
dengan istilah sistem dinamis
Sistem dinamis memiliki tiga komponen atau
fungsi dasar yang berinteraksi :
• Input
• Pemrosesan
• Output
Sistem Cybernatic adalah sistem yang
mengawasi dan mengatur dirinya sendiri
atau sistem yang memiliki komponen umpan
balik dan pengendaliaan
Sistem Adaptif sistem yang memiliki kemampuan
untuk mengubah dirinya sendiri atau lingkungannya
agar dapat bertahan hidup
Komponen-komponen sistem Informasi
Komponen Sistem Informasi
Sumber daya manusia
Para Pakar – Sistem analis, pembuat software, operator sistem
Pemakai akhir – orang-orang lainnya yang menggunakan sistem informas
Sumber Daya Hardware
Mesin – komputer, monitor video, disk drive dll
Media – floppy disk, disk optical, cd dll
Sumber daya software
Program – program sistem operasi, program spreadsheet, dll
Prosedur – prosedur entri data, prosedur pendistribusian, dll
Sumber daya data
Deskripsi produk, catatan pelanggan, file kepegawaian, database persediaan
Sumber daya jaringan
Media komunikasi, pemroses komunikasi, software untuk akses dan pengendalian
jaringani
Perbandingan Data dan Informasi
1200 100
West Charles Mann
79154 TM Shoes
Monthly Sales Report
for West Region
Sales Rep: Charles Mann
Emp No. 79154
Item Qty Sold Price
TM Shoes 1200 $100
12. Pengertian Data & Informasi
• Data:
• Data adalah kata jamak dari “datum”, meskipun demikian data biasanya
mewakili keduanya baik bentuk tunggal maupun bentuk jamak.
• Data adalah hasil pengamatan atau fakta yang masih mentah, yang secara
khas menggambarkan gejala phisik atau suatu transaksi bisnis.
• Data harus dipandang sebagai sumber daya “bahan baku” yang kemudian
diproses ke dalam suatu bentuk “produk” berupa informasi .
• Data pada umumnya diperlukan dalam suatu proses “penambahan-nilai”
• ( pengolahan data atau pengolahan informasi), di mana :
o Bentuk/format nya ditentukan, dirorganisir dan dikembangkan
o Isi nya dianalisa dan dievaluasi
o Data tersebut ditempatkan dalam konteks yang sesuai bagi seorang
pemakai.
• Informasi :
• Informasi dapat digambarkan sebagai data yang telah diubah menjadi suatu
bentuk spesifik(konteks) yang bermanfaat dan berarti bagi pemakainya.
• Informasi harus dipandang sebagai data yang telah diproses, yang
disajikan dalam suatu bentuk spesifik(konteks) yang memberi nilai bagi
pemakai.
Atribut Informasi Yang Berkualitas adalah :
Atribut Informasi Yang Berkualitas adalah :
• Dimensi Waktu:
• Ketepatan waktu : Informasi harus disajikan ketika diperlukan
• Kondisi keberadaan : Informasi harus terbaru (up-to-date) ketika
disajikan
• Frekwensi : Informasi harus disajikan setiap kali Informasi tersebut
diperlukan.
• Periode Waktu : dapat disajikan tentang masa lampau, masa kini,
dan periode waktu masa yang
akan datang.
• Dimensi Isi (content):
• Ketelitian : Informasi harus bebas dari kesalahan
• Keterkaitan : Informasi harus dihubungkan dengan kebutuhan dari penerima
informasi yang spesifik dalam suatu situasi yang spesifik pula.
• Kelengkapan : Harus bisa menyajikan semua informasi yang diperlukan.
• Kepadatan : Hanya menyajikan informasi yang diperlukan saja
• Lingkup Informasi Ruang lingkupnya luas atau sempit, fokus kepada
informasi eksternal atau internal
• Kinerja/Performance :Informasi dapat mengungkapkan kinerja dengan
mengukur penyelesaian aktivitas , kemajuan yang dicapai , atau sumber
daya yang terkumpulkan.
• Dimensi Bentuk(Format):
• Kejelasan : Informasi harus disajikan dalam bentuk atau format yang
mudah untuk difahami
• Detil/rincian : Informasi dapat disajikan secara detil/rinci atau dalam
format ringkasan
• Order : Informasi dapat diatur dalam suatu urutan tertentu.
• Presentasi : Informasi dapat ditampilkan dalam bentuk narasi, angka,
gambar/grafis, atau bentuk lain
• Media : Informasi dapat disajikan dalam wujud catatan dokumen atau
kertas yang tercetak, tayangan video, atau media lainnya.
Elemen Data logis
Name
Field
Payroll
Record
Payroll
File
Personnel
Database
13. Elemen Data Logis
• Penyimpanan adalah aktivitas sistem informasi di mana data dan informasi
disimpan dalam suatu cara yang terorganisir untuk penggunaan dikemudian hari.
Untuk tujuan penyimpanan, data secara khusus diorganisir ke dalam kategori
berikut:
• Field. Field adalah sekelompok karakter yang menggambarkan karakteristik
orang, tempat, sesuatu hal, atau peristiwa. Pada slide/tayangan ini, nama
seseorang adalah merupakan suatu field.
• Record. Record adalah suatu kumpulan dari field yang saling berhubungan.
Sebagai contoh, suatu record daftar gaji karyawan, pada umumnya berisi beberapa
field, seperti nama mereka, nomor jaminan sosial, departemen/unit kerja, dan
gaji.
• File. File adalah suatu kumpulan dari record yang saling berhubungan.
Sebagai contoh, suatu file daftar gaji berisi record gaji untuk semua karyawan
suatu perusahaan.
• Database. Database adalah suatu kumpulan terintegrasi dari file yang
saling berhubungan.
• Sebagai contoh, database personil suatu perusahaan berisi file gaji,
kegiatan personil, dan ketrampilan karyawan.
14. Sistem informasi mempunyai 3 tugas utama dalam sebuah organisasi,
yaitu:
1. Mendukung kegiatan-kegiatan usaha/operasional
2. Mendukung pengambilan keputusan manajemen
3. Mendukung persaingan keuntungan strategis
Beberapa sistem informasi dapat diklasifikasikan sebagai sistem informasi
operasi atau manajemen, sementara yang lainnya menjalankan berbagai macam
fungsi.
Peranan Proses Bisnis Dan Operasional
Peranan sistem informasi untuk operasi bisnis adalah untuk memproses transaksi
bisnis, mengontrol proses industrial, dan mendukung komunikasi serta
produktivitas kantor secara efisien.
a. Transaction Processing Systems (TPS)
TPS berkembang dari sistem informasi manual untuk sistem proses data dengan
bantuan mesin menjadi sistem proses data elektronik (electronic data processing
systems). TPS mencatat dan memproses data hasil dari transaksi bisnis, seperti
penjualan, pembelian, dan perubahan persediaan/inventori. TPS menghasilkan
berbagai informasi produk untuk penggunaan internal maupun eksternal. Sebagai
contoh, TPS membuat pernyataan konsumen, cek gaji karyawan, kuitansi penjualan,
order pembelian, formulir pajak, dan rekening keuangan.
b. Process Control Systems (PCS)
Sistem informasi operasi secara rutin membuat keputusan yang mengendalikan
proses operasional, seperti keputusan pengendalian produksi. Hal ini melibatkan
process control systems (PCS) yang keputusannya mengatur proses produksi fisik
yang secara otomatis dibuat oleh komputer. Kilang minyak petroleum dan assembly
lines dari pabrik-pabrik yang otomatis menggunakan sistem ini.
c. Office Automation Systems (OAS)
OAS mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mengirim data dan informasi dalam
bentuk komunikasi kantor elektronik. Contoh dari office automation (OA) adalah
word processing, surat elektronik. electronic mail, teleconferencing, dan
lain-lain.